Kamis, 19 Januari 2017
THE FIVE LEVELS OF LEADERSHIP
(LIMA LEVEL KEPEMIMPINAN)
Sabtu pagi yang cerah, saya masih hobby menyetir sendiri. Dan pagi itu saya trip bersama beberapa teman, saya diundang ke Bandung untuk menjadi dosen tamu di sebuah perguruan tinggi ternama.
Saya suka berangkat jam 4 pagi untuk menghindari kemacetan Cipularang. Sementara yang lain ketiduran di belakang, di kursi depan duduklah Fauzan (bukan nama aslinya) yang menemani perjalanan saya.
Fauzan masih muda dan baru meniti kariernya di bidang Human Resources. Dia saat ini bekerja di sebuah perusahaan asing, dan mempunyai prospek karier yang sangat menjanjikan.
Dan Fauzan pun memulai pertanyaannya," Saya kan baru memulai karier saya ... Jadi saya ingin menanyakan nih dari awal. Sebenarnya bagaimana sih caranya untuk menjadi leader yang baik itu"
Fauzan menambahkan," Soalnya kok banyak banget yang bermasalah dengan bossnya. Saya punya masalah dengan boss saya yang suka uring uringan. Teman saya punya masalah dengan bossnya yang pemarah. Ada lagi yang bermasalah dengan bossnya yang perfectionist dan menuntut terlalu tinggi. Memang mungkin gak sih sebenarnya jadi leader yang baik itu? Dan bagaimana?"
Fauzan berhenti sejenak dan meneguk botol Aqua kecil di depannya.
Pertanyaan Fauzan tentang leadership mengingatkan saya pada salah satu buku koleksi saya yang dikarang oleh John Maxwell "The Five level of Leadership."
Buku itu menerangkan dengan jelas konsep leadership.
Kita bahas di sini yuk ...anggap saja sebagai bedah buku.
Menurut John Maxwell, Leadership itu melalui 5 level....
1. Level 1 ( POSITION)
Maksudnya seseorang menjadi leader di posisi ini , dan tentunya semua orang wajib memandang dia sebagai leader karena posisinya.
Unfortunately, mungkin pada level ini, tim menganggap dia sebagai leader hanya karena dia yang ditunjuk oleh manajemen untuk menempati.
Akibatnya anak buahnya sering ogah-ogahan dan hanya melakukan apa yang memang seharusnya dilakukan tanpa ingin melebihi itu (padahal kita mengharapkan semua orang melakukan extra milles).
Jadi sebaiknya seorang leader melangkah dari Level 1 ke Level 2.
2. Level 2 (RELATIONSHIP)
Pada level 2 ini tim mulai menyukai leadernya karena orangnya baik (he is very nice). Senyum dan baik pada semua orang. Jadi semua orang juga menyukai dia. Sayangnya anda hanya bisa stay di posisi ini untuk beberapa lama saja. Setelah itu anda kan tidak bisa bertahan lama di situ hanya karena anda baik dan mempunyai hubungan baik dengan semua orang. You have to bring the result ..
That's why you have to move to the next level ...
3. LEVEL 3 (RESULT)
Pada level ini, orang orang di sekilingnya menghormati leader karena dia memang menghasilkan result dan business impact yang significant untuk bisnis.
Semuanya mulai memandang dan berfikir,"Wah ... ternyata leader ini productive juga ya ... dan ternyata performance dan resultnya bagus"
Voila ...., pada level ini
1. Anda mendapatkan posisinya
2. Anda disukai orang
3. Anda menghasilkan sesuatu yang berarti bagi perusahaan.
Keren kan? Eiiits, tunggu dulu... ada 2 level lagi di atasnya
4. Level 4 (PEOPLE DEVELOPER)
Pada level ini orang orang menghormati anda, karena...
- anda menempati posisi leadership
- anda baik dan disukai
- anda menghasilkan sesuatu yang sangat productive untuk perusahaan
DAN ANDA SELALU MENDIDIK DAN MENGEMBANGKAN ANAK BUAH ANDA.
(You always develop your people).
Anda mempunyai reputasi bahwa anak buah anda selalu mendapatkan promosi karena keberhasilan anda mengembangkan mereka.
Sebagian bahkan diminati oleh atasan yang lain, karena reputasi mereka.
Bravo ... you are not only a great leader with great business result, but you are also a people developer.
5. LEVEL 5 (RESPECT)
Pada level ini, orang orang sangat menghargai anda karena anda secara konsisten dan bertahun tahun selalu melakikan perilaku yang digambarkan pada leadership level Satu, Dua, Tiga dan Empat.
Semua orang sangat menghormati anda.
Dan peribahasanya anda mampu memindahkan gunung tanpa menyentuhnya ( moving the mountain without touching it).
That's leadership through influence. You can influenc
e and mobilize people to go to the same direction, and they will follow you becase of your personality, your capability, proven track record and your credibility.
Obviously, sekarang kita harus meng-assess diri kita sendiri dan menentukan di mana leadership level kita?
And wherever your level is, it is ok, because the most important thing is not to understand what your level is. The most important is to create action plan and implement it so you can move from one level to the next level.
Jadi ingat ya ... lima level of Leadership yang dituliskan oleh John Maxwell ...
1. Position
2. Relationship
3. Result
4. People Developer
5. Repect
Lets learn, assess, create our own action plan, implement and improve.
Salam Hangat
Pambudi Sunarsihanto
Search
Total Tayangan Halaman
TRAINING ONLINE
Training CHRP
ONLINE TRAINING
Recent Posts
Categories
- Assessment
- bakat
- Big Five
- Business development
- Career tips
- Change Management
- CHRP
- disiplin
- ebook HRD
- Gen Y
- Generasi Y
- grup HRD
- hubungan industrial
- ISO 9001 14001 lead auditor 2017
- Karyawan
- kerugian tahan ijasah bagi perusahaan dan HR
- kursus hrd
- leadership
- Lowker Sidoarjo
- Lowongan Bandung
- managing talent
- MBTI
- Mengelola Generasi
- minat
- motivation
- Mutasi
- parents tips
- pelatihan HRD
- Pemutusan Hubungan Kerja
- perselisihan PHK
- PHK
- potensi
- presentation
- Psikologi tes
- Psikotes
- resign
- struktur skala upah
- surabaya
- surat peringatan
- tahan ijasah karyawan
- Team work
- TELEGRAM GRUP HR
- Tes Potensi
- tim kerja
- tim yang solid
- Training
- WA GRUP HR
Blog Archive
-
▼
2017
(54)
-
▼
Januari
(15)
- WHAT IF WE CHANGE FROM "EMPLOYEE mindset" to "OWNE...
- DEVELOP YOUR CHILDREN TO BE THE FUTURE LEADERS
- HANDLING YOUR FIRST INTERVIEW
- Bagaimana seorang introvert bisa sukses di tempat ...
- THE FIVE LEVELS OF LEADERSHIP
- Tantangan Rekruter di tahun 2017
- The What and The How
- Pesan Terakhir Seorang Ayah
- Never Give Up
- 5 BIGGEST MISTAKES THE SALES PEOPLE MAKE
- HOW TO ADAPT AS A NEWCOMER
- Think Global, Act Global
- WHAT IS MISSING? (FROM INDONESIAN TALENTS)
- CHRP Surabaya 2017
- WHAT DOES CEO EXPECT FROM HR
-
▼
Januari
(15)
Mengenai Saya
Most Trending
-
Dalam proses membaca aktif SQ3R ada satu tahapan dimana Anda harus melakukan pengulangan (R = Review) terhadap materi yang Anda baca a...
-
Google berkali-kali menduduki tempat pertama sebagai tempat kerja terfavorit yang ingin dimasuki banyak karyawan. Hal ini benar-benar terce...
-
Buruh pabrik di Amerika Serikat saat ini memperoleh bayaran 76 kali lebih besar dari yang diterima pekerja pabrik yang bekerja di Indonesia...
-
Sesudah diterbitkannya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang Manajemen Sumber Daya Manusia dan Hubungan Industria...
-
Mendapat suatu pekerjaan baru, terutama pekerjaan yang kita impikan, kenaikan jabatan, kenaikan gaji dan lain sebagainya merupakan hal yang ...
-
HR WANNABE GRAND OPENING GRAND OPENING HR WANNABE 🎉🌟 **HR Wannabe Grand Opening!** Anda bersemangat untuk memulai karier Anda dalam bidang...
-
Mendapatkan pekerjaan baru adalah hal yang menyenangkan, namun ada kemungkinan hal yang mungkin yang menyimpang yang terjadi selama perjala...
-
BE A MENTOR Beberapa minggu yang lalu saya menerima WA mesage di handphone saya,"Om Pam, thank you very much , I won the talent compe...
-
JADWAL PELATIHAN APRIL 2024 Seluruh jam pelatihan adalah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) Early bird adalah untuk member HRBP INDONESIA se...
-
THE "WHAT" AND THE "HOW" How to achieve your business objectives while securing your success in the future ... (Bagaim...
0 comments:
Posting Komentar