Komunitas Praktisi Profesional HR Indonesia

Video of the Day

Rabu, 03 Juni 2015

On 00.04 by HRBPFORUM   No comments


Kebutuhan akan pekerjaan pada saat ini adalah kebutuhan yang sangat vital bagi pencari kerja dari lulusan SMU sampai dengan lulusan S2, namun jika dibandingan dengan lowongan pekerjaan yang ada maka jumlahnya sangatlah tidak berimbang. Fresh graduate lulusan SMU sampai dengan S2 harus bersaing dengan para profesional yang sudah lebih dulu memiliki pengalaman kerja beberapa tahun di atasnya.
Ada suatu hal yang menarik jika berbicara soal lamaran kerja, yaitu sebuah dokumen yang dinamakan CV (Curicullum Vitae) atau Daftar Riwayat Hidup (DRH) dalam bahasa Indonesia. Banyak pelamar yang tidak sadar betapa penting arti CV ini bagi kelangsungan masa depan mereka dengan membuat CV yang sangat tidak menarik perhatian karena tidak ada nilai positif yang bisa ditarik dari sana.
Sebenarnya seberapa pentingkah arti CV bagi stake holder rekrutmen dalam hal ini HRD dan apa yang dilakukan oleh HRD dari CV, yuk simak ulasan berikut ini :

  1. CV merupakan informasi awal dari pelamar : Apa yang dilakukan oleh HRD dengan banyaknya lamaran yang masuk ? Pastinya mencari kandidat yang sesuai persyaratan jabatan yang merupakan standar perusahaan yang diperlukan oleh perusahaan untuk mengisi posisi yang kosong. HRD akan melakukan "QUICK SCAN" terhadap seluruh lamaran yang masuk dengan membaca CV Anda. Celaka sekali jika CV Anda tidak dituliskan kemampuan Anda yang sebenarnya di cari oleh perusahaan tersebut. Dalam kegiatan Quick Scan tersebut seorang HRD akan mensortir kandidat dalam beberapa folder, yaitu Qualified, Under qualified, Others dan Garbage. Dari pengalaman mensortir CV saya temukan setidaknya 60% lamaran masuk di Garbage. Bagaimana bisa demikian ? Bahkan ada seorang fresh graduate yang melamar sebagai MANAGER . 
  2. CV merupakan pintu untuk tes dan interview : Jika CV Anda memenuhi persyaratan maka Anda akan dipanggil untuk Tes dan interview tahap I dan mungkin saja bisa diakhiri dengan penandatanganan perjanjian kerja.

   
. Dari dua uraian di atas, apakah masih Anda enggan untuk menuliskan CV dengan baik ? Sepanjang yang pernah saya temui banyak CV yang sama sekali tidak menarik perhatian, dan terkesan dibuat asal-asalan, ada juga CV yang dibuat dengan sangat artistik namun tidak penting, ada juga CV yang dibuat dengan sangat baik, singkat, berisi dan penting.
Setahu saya di beberapa Universitas ada kegiatan workshop pembuatan CV yang baik, dan seharusnya para mahasiswanya mengikuti acara tersebut. Lalu bagaimana dengan yang lain jika universitas tidak mengadakan ? Maka ikutlah jika ada workshop yang mengadakan karena itu penting sekali, investasi kecil namun seumur hidup.
Ada beberapa catatan penting yang akan dibagikan disini :

  1. Lamarlah pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi Anda, jika membutuhkan S1 dan Anda lulusan S1 yang dimaksud silakan melamar, namun jika Anda fresh graduate, maka perkenalkan diri dalam email sebagai fresh graduate, sekali lagi di email bukan surat lamaran yang terlampir.
  2. Informasikan secara detil jurusan fakultas Anda dan IPK Anda, seringkali dijumpai bahwa dalam CV hanya dituliskan nama Universitas saja tanpa ada nama jurusan. Otomatis CV anda akan masuk junk atau garbage...padahal kemungkinan lulusan Anda memang yang sedang dicari.
  3. Buat Cv Anda berkesan dengan menuliskan pengalaman Anda dan keberhasilan Anda, jika Anda fresh graduate tuliskan kelebihan Anda dibanding yang lain, misalnya lulusan terbaik, atau pengalaman organisasi, atau pengalaman Anda dalam OJT atau magang yang merupakan suatu pencapaian prestasi.
  4. Perhatikan alamat email Anda, alamat email yang baik untuk melamar adalah alamat email dengan menggunakan nama Anda, jangan aneh-aneh, apalagi pake bahasa alay, beberapa yang saya temukan menggunakan nama artis Britney_Fatimah@yahoo.com, Forbiddenxxx@gmail.com, panda_bear@yahoo.co.id, Chichi@yahoo.com (padahal namanya Cici) dlsbg. Dengan alamat email yang aneh tadi terkesan Anda termasuk tidak serius melamar.
  5. Perhatikan dokumen yang Anda akan lampirkan, misalnya CV, Surat lamaran, foto, sertifikat-sertifikat, ijasah, SKCK dan lain sebagainya. Sebaiknya dokumen tersebut dijadikan menjadi satu format yang dikompresi (rar atau Zip) dan sebelumnya dokumen tersebut dalam format pdf.
  6. Lampiran dokumen bentuk rar tersebut diberikan nama sesuai dengan posisi yang akan dilamar, dan nama Anda, sebagai contoh : Arie_SalesManager.rar atau Andri_Marketing.zip
  7. Buatlah coverletter atau surat lamaran yang menarik, bukan berisi daftar riwayat hidup. Surat lamaran yang baik adalah yang bisa menunjukkan kelebihan Anda.
Mungkin untuk sementara itu dulu yang bisa dibagikan... Pesan penting , Jika ada kegiatan Workshop Karir, maka ikutilah demi masa depan Anda, sisihkan uang Anda sedikit demi keberhasilan Anda, karena itu adalah investasi Anda dimasa sekarag dan masa depan.


0 comments:

Posting Komentar