Sabtu, 13 April 2024
HR WANNABE GRAND OPENING
Anda bersemangat untuk memulai karier Anda dalam bidang Sumber Daya Manusia (HR)? Bergabunglah dengan kami dalam acara Grand Opening HR Wannabe, di mana Anda akan memperoleh wawasan berharga dan alat-alat yang diperlukan untuk meluncurkan perjalanan karier Anda dalam HR dengan sukses!
📅 **Tanggal:** 1 Mei 2024
🕖 **Waktu:** 19:00 WIB
📍 **Tempat:** Online via Zoom
**Pelatihan Utama: HR Career Kickstart: Strategies and Tools to Launch Your Journey in Human Resources**
**Apa yang Akan Anda Pelajari:**
- Langkah-langkah untuk memulai karier yang sukses di bidang Sumber Daya Manusia
- Pengetahuan mendalam tentang peran dan tanggung jawab seorang HR Professional
- Strategi untuk membangun jejaring yang kuat dalam industri HR
- Teknik efektif untuk menavigasi proses rekrutmen dan seleksi karyawan
- Alat-alat modern yang mendukung manajemen kinerja dan pengembangan karyawan
**Mengapa Anda Harus Bergabung:**
- Presentasi oleh para ahli HR yang berpengalaman
- Kesempatan untuk berinteraksi dan bertanya langsung kepada pembicara
- Materi yang relevan dan aplikatif untuk membantu Anda memulai karier HR Anda dengan percaya diri
- Sertifikat kehadiran akan diberikan kepada peserta yang hadir secara penuh
**Link Registrasi:**
🔗 [Daftar Sekarang!] atau buka http://s.id/hrwannabe1may
Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memulai perjalanan Anda dalam dunia Sumber Daya Manusia dengan langkah yang tepat! Segera daftar dan jadilah bagian dari acara Grand Opening HR Wannabe yang inspiratif ini.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://s.id/hrbpindonesiasite
Salam,
Tim HR Wannabe
Jadwal Pelatihan APRIL 2024
2 April 2023, 19.30-21.30 WIB : Penyusunan SOP MSDM Rp 100.000
3 Apr 2024, 19.30 WIB : Penyusunan PA berbasis KPI yang efektif Rp 135.000
3-4 APRIL 2024, 19.30-22.00 WIB : ASSET MANAGEMENT : INVENTORY, MAINTENANCE & AMORTICATION, Rp 250.000
4 April 2024, 19.390 WIB : Fundametal OKRS, Rp 135.000
5 April 2024, 19.30 WIB : Basic Training Need Analysis, Investasi Rp 125.000
8 April 2024, 19.30 WIB : Kupas Tuntas Karyawan Fraud, investasi Rp 100.000
9 April 2024, 19.30 WIB : Kupas Formulasi Uang Pisah berdasarkan jenis PHK sesuai PP 35/2021, Investasi Rp 125.000
12 April 2024 , 19.00 WIB : Behavior Event Interview, Investasi Rp 150.000
14 April 2024, 09.00-16. 00 WIB : Certified Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (CPKWT), Investasi s/d 7 April 2024 Rp 900.000, setelah itu Rp 1,4jt
13 April 2024 : 08.00 - 12.00 WIB : Certified HR Officer (CHRO), investasi early bird s/d 8 April 2024 Rp 900.000, setelah itu Rp 1,2jt
13.00 - 16.00 WIB : Certified IR Officer (CIRO), investasi Early bird s/d 8 April 2024 Rp 900.000, setelah itu Rp 1,2 jt
Join CHRO dan CIRO : Early bird s/d 8 April 2024 Rp 1,6jt, setelah itu Rp 1,9jt
17 April 2024, 19.00 WIB : Business Process Management : Understanding & Process , investasi Rp 125.000
16 April 2024 19.00 WIB, Analisis Beban Kerja, investasi Rp 200.000 (bonus WLA Kalkulator)
18 April 2024, 19.00 WIB : Future HR Metrics as Strategic Business Process, investasi Rp 125.000
18 April 2024, 19.00 WIB : Membuat Notifikasi PKWT otomatis di Excel, Investasi early bird Rp 175.000 s/d 10 April 2024, setelah itu Rp 250.000
19 April 2024, 19.00 WIB : Measuring Employee Productivity, investasi Rp 150.000
20-21 April 2024 08.30-16.00 WIB : Certified Professional in Payroll, and Taxes Management (CPPTM), investasi early bird s/d 12 April 2024 Rp 3.000.000, setelah itu Rp 3,5 jt
20 April 2024 , 08.30 WIB : Certified HR Management (CHRM), Investasi Early bird s/d 12 April 2024 Rp 1.450.000, setelah itu Rp 1,6jt
22. April 2024 19.00 WIB, Employe Engagament, Investasi Rp 120.000
23 April 2024: 19.00 WIB Career Path Integration to Talent Management System, Investasi Rp 120.000
24 April 2024 19.00 WIB : General Affair Intermediate 1, investasi Rp 150.00
25 April 2024 19.00 WIB : CSR Management 1, Investasi Rp 150.000
28 April & 1 Mei 2024 : Certified HR Professional (CHRP), Investasi Early bird s/d 15 April 2024 Rp 3,2jt ,setelah itu Rp 3,5 jt
29 April 2024 19.00 WIB : Recruitment Revolution 2 : Recruitment Breaktrough Steps, Investasi s/d 20 April 2024 Rp 125.000 setelah itu Rp 175.000
30 April 2024 19.00 WIB : mengelola Serikat Pekerja secara efektif, investasi Rp 135.000 s/d 20 Apr 2024, setelah itu Rp 185.000
catatan :
untuk pelatihan dengan tidak menuliskan harga early bird, maka biaya pendaftaran diatas berlaku H-1, registrasi di hari H maka biaya pendaftaran plus Rp 50.000/judul
Senin, 23 November 2020
Jadwal Pelatihan HRBP INDONESIA NOVEMBER 20.
Training Need Analysis
Bagaimana menganalisis kebutuhan pelatihan yang tepat untuk organisasi
Tanggal 8 dan 9 Des 2020 jam 19.00-22.00 WIB
Investasi s/d 2 Des 2020 Rp 300.000, 3-6 Des 2020 Rp 350.000, 7-8 Des 20 Rp 400.000
Job Evaluation pendekatan Konsultan
Minggu 13 Des 2020, 10.00-16.00 WIB
Investasi s/d 3 Des 2020 Rp 450.000, 4-8 des 2020 Rp 500.000, 9-12 Des 2020 Rp 550.000
------PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI UNTUK PERSIAPAN UJI KOMPETENSI BNSP----
HR Budgeting tanggal pelaksanaan : 2 -3 Des 20 , 19.30-21.30 , investasi s/d 20 Nov 2020 Rp 300.000, 20-25 Nov 2020 Rp 350.000, 26-1 Des 2020 Rp 500.000
Melakukan Proses Rekrutmen tanggal pelaksanaan : 15-16 Des 20 jam 19.30-21.30 , investasi s/d 2 Des 2020 Rp 350.000, 3-9 Des 2020 Rp 400.000, 10-14 Des 2020 Rp 500.000
Menyusun Uraian Jabatan tanggal pelaksanaan : 19 Des 2020, jam 13.00-17.00 , investasi s/d 2 Des 2020 Rp 350.000, 3-9 Des 2020 Rp 400.000, 13-19 Des 2020 Rp 500.000
Menyusun Kebutuhan SDM tanggal pelaksanaan : 20-Des-20 , jam: 08.30-12.00 , investasi s/d 2 Des 2020 Rp 350.000, 3-9 Des 2020 Rp 400.000, 13-19 Des 2020 Rp 500.000
Penyusunan SOP tanggal pelaksanaan : 20-Des-20 , jam: 13.00-16.30 , investasi s/d 2 Des 2020 Rp 350.000, 3-9 Des 2020 Rp 400.000, 13-19 Des 2020 Rp 500.000
Lean Six Sigma White Belt Certification #3
30 Desember 2020 19.00-22.00 Wib
investasi s/d 15 Des 2020 Rp 125.000, 16-26 Des 2020 Rp 150.000, 27-30 Des 20 Rp 180.000
Lean Tools For Improvement #1
29 Des 2020 jam 19.30-22.00 WIB, Investasi s/d 15 Des 20 Rp 130.000, 16-26 Des 2020 Rp 150.000, 27-30 Des 20 Rp 180.000
Silakan langsung melakukan transfer ke BCA /Mandiri
506-514-3060 atau Mandiri 142-001-011-2844 an Ferry Reynold A. Segera informasikan ke 0896 3587 8000
Pendaftaran klik di sini
Selasa, 17 November 2020
YOUTUBE CHANNEL HRBP INDONESIA
Sudah banyak video beberapa event diunggah di channel HRBP Indonesia, supaya rekan-rekan tidak ketinggalan informasi silakan bisa subscribe di channel HRBP Indonesia di link berikut :
https://www.youtube.com/channel/UCTNoz9y1XSiFi7GkI9yMfAg/videos?view_as=subscriber
Rabu, 18 September 2019
Apakah tindakan pelamar tersebut salah ? Ya, jika kita tanya salah atau benar, maka ketika memberikan informasi yang salah pasti tentunya sangat salah.
Banyak para HR berpandangan sempit tentang informasi gaji yang didapatkan kandidat di perusahaan sebelumnya, sehingga mewajibkan bagi si pelamar untuk membawa struk gaji atau buku tabungan, yang sebenarnya adalah rahasia pribadi dan rahasia perusahaan sebelumnya.
Menurut saya yang kita harus beralih menjadi HR yang berpandangan progresif mengenai data gaji pelamar. Maka memaksa kandidat atau pelamar mengenai data gaji, sebenarnya kurang tidak etis dan kurang memperlihatkan profesionalisme seorang HR.
Lantas apakah kita para HR menerima saja informasi mengenai gaji yang entah telah di mark up berapa oleh pelamar ?
Yuk, simak ulasan berikut.
Besaran gaji yang akan diperoleh kandidat terpilih memiliki beberapa acuan, yaitu :
- Pandangan Perusahaan mengenai SDM. Sebuah perusahaan yang memandang bahwa karyawan adalah aset, maka perusahaan tersebut akan memberikan kompensasi yang layak bagi para karyawannya mengikuti ketentuan hukum yang berlaku dan gaji yang diberikan juga cukup untuk menahan turn over karyawan;
- Perusahaan juga seharusnya memiliki struktur skala upah yang tentunya seharusnya memiliki pertimbangan unsur kompetitif di pasar tenaga kerja, dengan tujuan agar para pelamar mau bergabung. Sebuah perusahaan yang menawarkan gaji rendah tentunya akan sulit mendapatkan kandidat;
- Besaran gaji merupakan kesepakatan kedua belah pihak, yaitu antara perusahaan yang diwakili oleh HR atau kepala dept dengan pelamar. Anggaplah ketika seorang pelamar memberikan data gajinya untuk posisi staf sebesar 10jt perbulan, dan data itu valid maupun tidak valid, namun perusahaan Anda memiliki struktur skala upah untuk level staff senior dengan gaji take home pay 11jt/bulan, maka tentunya perusahaan akan sepakat dengan pelamar mengenai gaji yang diminta.
Selasa, 10 September 2019
Banyak pengusaha yang di masa saat ini mulai terbuka dan menyadari bahwa manusia adalah salah satu bentuk modal perusahaan yang harus dipelihara dan dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan skillnya untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih besar. Pemikiran ini menimbulkan satu kekeliruan yaitu eksploitasi manusia yang bisa jadi "tanpa memanusiakan manusia" dalam hal ini SDM yang ada di perusahaannya.
Setiap orang tentu setuju bahwa setiap orang itu unik dan memiliki potensi masing-masing yang sebenarnya adalah luar biasa, namun sayangnya adalah tidak setiap orang mengenali potensi yang terpendah dalam dirinya. Seseorang yang bekerja sesuai dengan potensi dan bakatnya, pasti bekerja sesuai dengan passionnya. Jika seseorang bekerja sesuai passionnya maka orang tersebut jarang merasa tertekan, bahkan akan merasa tertantang dengan kesulitan yang ada dan enjoy dengan pekerjaannya, sebaliknya jika tidak sesuai dengan passion, termasuk dalam hal ini bakat dan potensinya, maka akan udah stress, marah dan akan menyebabkan produktivitas kerja dan kinerjanya menurun.
Ketika para HR melakukan tes masuk kepada para kandidat, banyak yang concern kepada sukses pekerjaan atau kinerja prima yang dilakukan oleh kandidat di pekerjaan sebelumnya dan lalu lupa dengan potensi yang mendalam yang mungkin belum diketahui baik oleh kandidat yang nantinya menjadi karyawan.
Apa yang ada dalam perusahaan bisa saja berubah. Kondisi ekonomi, budaya, generasi, perubahan teknologi dapat memicu apa yang "sudah nyaman di perusahaan" harus di ubah. Para HR juga bekerja "seadanya, sekedar bisa menyelesaikan pekerjaan day to daynya, yang lalu lupa untuk mengetahui, mengembangkan bakat dan minat bekerja karyawan", sehingga karyawan bisa merasa enjoy dalam bekerja dan merasa puas dengan pekerjaannya.
Dan ketika suatu saat terjadi, suatu hal, bisa jadi ada satu departemen yang harus ditiadakan karena tidak lagi dibutuhkan dalam bisnis proses perusahaan, misalnya perusahaan yang dulu memproduksi suatu barang dan kini hanya mengandalkan impor dan lalu hanya melakukan assembling saja, sehingga harus melakukan perampingan (downsizing), dan kemudian HR dituntut oleh manajemen untuk memindahkan (mutasi) beberapa orang di departemen yang masih ada, dan bisa saja karyawan menolak dengan alasan tidak sesuai minatnya.
Karyawan boleh saja menolak pekerjaan yang ditawarkan oleh pengusaha jika pekerjaan baru yang ditawarkan tidak sesuai dengan minat dan bakatnya, sesuai Undang-Undang 13 tahun 2013 Pasal 32 ayat 2, yang berbunyi :
" Penempatan tenaga kerja diarahkan untuk menempatkan tenaga kerja pada jabatan yang tepat sesuai dengan keahlian, keterampilan, bakat dan kemampuan dengan memperhatikan harkat, martabat, hak asasi dan perlindungan hukum."
Dari Ayat 2 di atas sangat jelas, jabatan yang tepat adalah jabatan yang sesuai dengan keahlian, keterampilan, bakat dan minat, maka sudah sepantasnyalah jika karyawan dipindahkan pada posisi tidak sesuai dengan keahliannya pasti menolak.
Lalu bagaimana jika karyawan menolak dimutasi ?
Dari hasil diskusi ada beberapa jawaban rekan-rekan HR :
1. Menolak mutasi, artinya menolak perintah atasan, maka bisa diberikan SP3 dan lalu PHK jika masih tetap tidak mau melaksanakannya.
2. Coba untuk pendekatan pelan-pelan, di rayu suapya mau, dari pada gak kerja.
Dan masih banyak lagi jawaban lainnya.
Mutasi yang tidak tepat justru merugikan perusahaan, karena beberapa hal :
- Karyawan akan resign, otomatis jika posisi yang ditinggalkan (kosong) adalah posisi penting akan mengganggu pekerjaan karyawan lainnya;
- Menimbulkan biaya rekrutmen dan biaya pelatihan yang seharusnya tidak perlu jika karyawan dipindahkan sesuai dengan bakatnya;
- Karyawan yang resign bisa jadi akan meninggalkan citra buruk bagi perusahaan, karena banyak kejadian memang mutasi dilakukan untuk membuat karyawan tidak kerasan dan kemudian resign, sehingga jika ada kandidat lain, mungkin teman, kenalan atau yang lainnya yang mengetahui bahwa ex karyawan pernah bekerja disana dan menanyakan mengenai perusahaan Anda, maka bisa jadi karyawan akan menyatakan bahwa perusahaan Anda bukanlah perusahaan yang baik. Dan hal tersebut lambat laun akan menyebabkan perusahaan Anda kesulitan mencari tenaga kerja.
Lalu bagaimana caranya melakukan mutasi yang baik, dimana karyawan bisa tidak menolak posisi pekerjaan yang ditawarkan ?
Seperti yang telah diulas di atas, banyak para HR terlalu larut bekerja dalam tanggung jawab hariannya dan lupa mengembangkan potensi karyawan. Karyawan tentu tidak menolak dimutasi jika pekerjaan yang ditawarkan meski bukan pekerjaan yang saat ini dijalani bila pekerjaan yang ditawarkan adalah sesuai minat dan bakatnya. Maka hal yang dapat dilakukan oleh HR, yaitu :
- Lakukan asesmen potensi dan bakat karyawan dengan menggunakan jasa pihak ketiga supaya obyektif, sehingga di dapatkan data kemungkinan beberapa potensi karyawan, dimana karyawan dapat dimutasi kerja;
- Lakukan pendekatan ke manajemen dalam hal ini bisa jadi para manager dept dan termasuk direktur bahwa karyawan adalah mausia yang harus dimanusiakan, sehingga penempatan pada posisi pekerjaan yang tidak tepat terkait mutasi adalah hal yang merugikan perusahaan;
- Diskusikan dengan karyawan bahwa dia memiliki potensi lainnya , di bidang pekerjaan lainnya yang bisa jadi itu adalah potensi besar yang tersembunyi, yang mungkin jika di eksplor justru dapat menyebabkan karyawan bisa berkontribusi lebih baik lagi bagi perusahaan dan enjoy dengan pekerjaan barunya.
Bagaimana jika perusahaan telah melakukan mutasi kerja sesuai dengan minat dan bakat karyawan yang didapatkan dari hasil asesmen potensi?
Maka Anda dapat memberikan SP dan kemudian karyawan bisa di PHK sesuai dengan prosedur yang telah di atur. Asesmen potensi dan bakat merupakan dokumen yang kuat sebagai bukti bahwa perusahaan telah memberikan pekerjaan sesuai dengan minat dan bakat karyawan.
Rabu, 19 Juni 2019
Seberapa Akurat Tes MBTI ?
KOMPAS.com – Anda mungkin tidak asing dengan tes kepribadian online yang dapat dijumpai di beberapa situs. Setelah mengisi kuisioner dan mendapatkan hasilnya, Anda merasa bahwa deskripsi kepribadian tersebut sangat mewakili karakter Anda selama ini.
Hal ini mendorong kepopuleran berbagai tes kepribadian untuk dapat diaplikasikan pada berbagai kebutuhan.
Salah satu tes kepribadian yang paling populer adalah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) yang membagi kepribadian manusia menjadi 16 jenis.
Diperkirakan, setiap tahunnya sebanyak 1,5 juta orang melakukan tes kepribadian ini. Hasil tes digunakan oleh berbagai instansi, mulai dari universitas hingga perusahaan untuk menyeleksi dan menempatkan karyawannya berdasarkan tes tersebut.
Namun, seberapa akurat tes MBTI ini dapat dipercaya?
Tes MBTI pertama kali dikembangkan pada tahun 1942 oleh Katharine Cook Briggs, dan putrinya, Isabel Briggs Myers, berdasarkan teori psikologi Carl Jung.
Tes ini pada dasarnya membagi kepribadian individu berdasarkan beberapa dikotomi kategori yaitu Introversion (I) vs Extraversion (E), Intuitive (N) vs Sensory (S), Thinking (T) vs Feeling (F), dan Judging (J) vs Percieving (P), sehingga dihasilkan 16 tipe kepribadian berdasarkan kombinasi. Antara lain seperti ESFP, INTJ, dan lain-lain.
Meski populer, tes paling populer ini sebenarnya tidak mendapat dukungan kuat dari kalangan pakar psikologi dan psikiatri.
Hal ini karena MBTI lahir sebelum perkembangan psikologi modern yang menggunakan metode ilmiah dan MBTI tidak memiliki dasar teori yang didukung bukti ilmiah.
"Dalam ilmu sosial, kita menggunakan empat standar, yaitu apakah kategori ini bisa diandalkan, valid, independen, dan komprehensif. Sayangnya, jawaban untuk MBTI atas kategori ini secara berturut-turut adalah tidak terlalu, tidak, tidak, dan tidak juga," ujar Adam Grant, profesor ilmu psikologi University of Pennsylvania, dilansir Live Science.
Permasalahan lain dari MBTI adalah hasil asesmen kepribadian yang tidak konstan, di mana individu yang sama dapat memiliki hasil kepribadian yang berbeda jika mengambil tes beberapa kali.
Selain itu, aplikasi dari hasil tes MBTI di dunia nyata juga diragukan, seperti misalnya, apakah individu dengan kepribadian tertentu lebih cocok untuk melakukan suatu pekerjaan dibandingkan orang dengan kepribadian lain?
Masalah pada MBTI berasal dari dikotomi antara empat kategori utama yang digunakannya. Misal, seseorang pasti adalah seorang introvert atau extrovert, tidak ada titik tengah yang abu-abu di antara keduanya.
"Hal ini menjadi batasan, karena sebenarnya orang tidak dapat dikategorikan sepenuhnya pada satu kategori, tapi terletak pada spektrum dimensi kepribadian dengan derajat yang berbeda," jelas Michael Ashton, profesor psikologi dari Brock University, Ontario.
Ashton menjelaskan, sebagian besar orang terletak di tengah spektrum tersebut, dan hanya sedikit di antaranya yang terletak dalam sudut ekstrim.
Dengan kategori dikotomis ini, hasil kepribadian yang sebenarnya menjadi kurang akurat dan menghilangkan banyak nuansa kepribadian yang unik.
Tes Kepribadian Big Five
Saat ini, para ilmuwan dan pakar di bidang psikologi menggunakan tes Big Five Personality Trait. Tes ini diciptakan oleh akademisi dan terus berkembang aktif dengan berbagai riset dan penelitian yang dilakukan oleh para ahli psikologi hingga saat ini.
Tes Big Five tidak didasarkan pada dikotomi kategori, melainkan menganalisis secara holistik dari jawaban kuisioner pada aspek tertentu.
Hasilnya kemudian dianalisis dengan melibatkan metode statistik untuk mengumpulkan beberapa aspek pada kluster yang sama yang terdiri dari lima kategori utama, yaitu extraversion, conscientiousness, agreeableness, neuroticism, dan openness to experience.
Tes Big Five tidak menempatkan kepribadian seseorang dalam tipe tertentu, melainkan hanya memberi informasi mengenai posisi sifat orang tersebut dalam suatu spektrum kepribadian tertentu.
Hal ini dapat dijadikan dasar untuk perbandingan antara sifat dan karakter suatu orang dengan orang lainnya, misalnya, apakah seseorang lebih extrovert dibandingkan rekan kerjanya.
"Namun hal tersebut bukan berarti bahwa seseorang dengan tingkat extroversion tinggi akan lebih mudah menjadi seorang sales," ujar Simine Vazire, peneliti kepribadian dari University of Carolina, seperti dilansir dari Scientific American.
Vazire juga menjelaskan bahwa informasi ini dapat dipercaya karena didasarkan pada metode ilmiah dan selalu diperbaharui seiring riset yang berjalan dan memiliki aplikasi praktis dimana kecenderungan sifat seseorang dapat dinilai dan dibandingkan dengan orang lain.
Lantas, dengan adanya tes Big Five ini, apakah MBTI menjadi tidak berguna sama sekali?
Beberapa ahli psikologi tidak menyingkirkan MBTI begitu saja, dan menganggap bahwa MBTI, dengan banyak keterbatasannya, memiliki kegunaan tersendiri.
“Orang tertarik untuk mengikuti tes MBTI karena mereka ingin memahami kepribadian yang mereka dan orang lain miliki. Keempat dimensi yang ada pada MBTI dapat berguna untuk mendeskripsikan kepribadian seseorang secara umum,” tutur Ashton.
Dalam hal ini, 16 tipe kepribadian berdasarkan MBTI dapat digunakan sebagai alat eksplorasi diri dan media refleksi untuk diri sendiri dan orang lain.
“Tes ini diibaratkan sebagai pintu masuk untuk mengenal dan memikirkan jati diri anda,” ujar Merve Emre, peneliti dari Oxford University.
Meski tidak begitu akurat, namun label kepribadian yang ditawarkan MBTI dapat menyediakan deskripsi umum dan informasi terkait kepribadian seseorang, khususnya mengenai sifat dan kecenderungan pribadi yang selama ini tidak kita sadari.
Jadi, jika Anda merasa penasaran mengenai gambaran kasar tipe kepribadian yang anda miliki, Anda dapat melakukan tes MBTI ini, namun jangan terlalu serius menanggapinya, tentunya.
Penulis: Julio Subagio
Editor: Gloria Setyvani Putri
Sumber :
https://amp.kompas.com/sains/read/2019/06/19/183200123/seberapa-akurat-tes-kepribadian-populer-mbti-bisa-dipercaya-
Jumat, 31 Mei 2019
- Tahan ijasah boleh dilakukan karena tidak adanya aturan yang melarang
- Perusahaan akan kesulitan mencari karyawan karena banyak pencari kerja yang juga mengetahui kalau tahan ijasah itu merugikan dirinya;
- Perusahaan dalam hal ini para HR akan terlibat dalam banyak urusan administratif yaitu harus menyimpan ijasah karyawan dan memberikan atau mengembalikan ketika karyawan resign. Menyimpan ijasah atau dokumen penting seperti ijasah harus dipastikan aman dalam arti luas, yaitu tidak mudah dicuri, aman dari kebakaran, banjir dan bencana alam lainnya, sehingga ada beberapa perusahaan yang menitipkannya di safety box bank misalnya, dan ini menimbulkan biaya baru bagi perusahaan , selain itu mencari dokumen juga membutuhkan usaha jika tidak pandai dalam mengelola dokumen.
- Perusahaan harus mengembalikan dokumen dan memastikan bahwa dokumen sampai di tangan karyawan. Perusahaan memberikan surat penitipan ijasah kepada karyawan sebagai tanda terima ijasah yang dapat diberikan untuk ditukar dengan ijasah karyawan ketika keluar, namun pada kenyataannya ada banyak juga karyawan yang karena merasa sulit resign akhirnya keluar saja tanpa prosedur dan perusahaan harus mengembalikan, karena kalau karyawan sudah tidak bekerja dan ijasah tidak dikembalikan maka karyawan bisa melaporkan perusahaan atas penggelapan ijasah kepada pihak kepolisian. Pengembalian ijasah untuk karyawan yang keluar tanpa prosedur ini menyulitkan bagi para HR karena bisa jadi alamat karyawan bukanlah alamat terkini sehingga jika dikembalikan bisa saja tidak diterima oleh karyawan, dan kemudian hilang, dan jika menuntut maka perusahaan bisa terkena hukuman. HR bisa saja mencoba menghubungi mantan karyawan, namun karyawan mengganti nomor hpnya..nah kalo begini maka akan jadi tambah panjang ceritanya, mau dikembalikan kemana kita gak tau, tidak dikembalikan bisa dilaporkan. Ketika mengirim ijasah ke rumah karyawan , maka perusahaan juga mendapatkan biaya baru, yaitu biaya kirim, dan sebagai HR kita harus berusaha menekan biaya ini karena ini dianggap sebagai cost HR.
- Karyawan yang resign bisa jadi akan memblacklist perusahaan. Praktis sekarang banyak pencari kerja yg tergabung di grup WA dan telegram atau medsos lain, maka jika ada ex karyawan yang tau bahwa ada yang bertanya mengenai perusahaannya akan memberikan informasi negatif sehingga calon pelamar menjadi menghentikan pelamar untuk mengirimkan lamaran, dan HR akan kesulitan mencari pelamar terutama pelamar yang berkualifikasi tinggi atau kita sebut talent.
Rabu, 29 Mei 2019
1. Pengusaha
2. Karyawan, dan
3. Pengadilan Hubungan Industrial
1. mengajukan permohonan pengunduran diri secara tertulis selambat-lambatnya 30 hari sebelum tanggal mulai pengunduran diri;
2. Tidak terikat dalam ikatan dinas; dan
3. Tetap melaksanakan kewajibannya sampai tanggal mulai pengunduran diri.
Pasal 162 UU Ketenagakerjaan mengatur sebagai berikut :
sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (4).
(2) Bagi pekerja/buruh yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri, yang tugas dan fungsinya tidak
mewakili kepentingan pengusaha secara langsung, selain menerima uang penggantian hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (4) diberikan uang pisah yang besarnya dan pelaksanaannya diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama.
a. cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur;
b. biaya atau ongkos pulang untuk pekerja/buruh dan keluarganya ketempat dimana
pekerja/buruh diterima bekerja;
c. penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan 15% (lima belasperseratus) dari uang pesangon dan/atau uang penghargaan masa kerja bagi yang memenuhi
syarat;
d. hal-hal lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjiankerja bersama.
Jika Anda seorang HR dan ingin join grup diskusi HR silakan klik saya mau join grup diskusi HR
Search
Total Tayangan Halaman
TRAINING ONLINE
Training CHRP
ONLINE TRAINING
Recent Posts
Categories
- Assessment
- bakat
- Big Five
- Business development
- Career tips
- Change Management
- CHRP
- disiplin
- ebook HRD
- Gen Y
- Generasi Y
- grup HRD
- hubungan industrial
- ISO 9001 14001 lead auditor 2017
- Karyawan
- kerugian tahan ijasah bagi perusahaan dan HR
- kursus hrd
- leadership
- Lowker Sidoarjo
- Lowongan Bandung
- managing talent
- MBTI
- Mengelola Generasi
- minat
- motivation
- Mutasi
- parents tips
- pelatihan HRD
- Pemutusan Hubungan Kerja
- perselisihan PHK
- PHK
- potensi
- presentation
- Psikologi tes
- Psikotes
- resign
- struktur skala upah
- surabaya
- surat peringatan
- tahan ijasah karyawan
- Team work
- TELEGRAM GRUP HR
- Tes Potensi
- tim kerja
- tim yang solid
- Training
- WA GRUP HR
Mengenai Saya
Most Trending
-
Google berkali-kali menduduki tempat pertama sebagai tempat kerja terfavorit yang ingin dimasuki banyak karyawan. Hal ini benar-benar terce...
-
Dalam proses membaca aktif SQ3R ada satu tahapan dimana Anda harus melakukan pengulangan (R = Review) terhadap materi yang Anda baca a...
-
Buruh pabrik di Amerika Serikat saat ini memperoleh bayaran 76 kali lebih besar dari yang diterima pekerja pabrik yang bekerja di Indonesia...
-
Mendapat suatu pekerjaan baru, terutama pekerjaan yang kita impikan, kenaikan jabatan, kenaikan gaji dan lain sebagainya merupakan hal yang ...
-
HR WANNABE GRAND OPENING GRAND OPENING HR WANNABE 🎉🌟 **HR Wannabe Grand Opening!** Anda bersemangat untuk memulai karier Anda dalam bidang...
-
Mendapatkan pekerjaan baru adalah hal yang menyenangkan, namun ada kemungkinan hal yang mungkin yang menyimpang yang terjadi selama perjala...
-
BE A MENTOR Beberapa minggu yang lalu saya menerima WA mesage di handphone saya,"Om Pam, thank you very much , I won the talent compe...
-
JADWAL PELATIHAN APRIL 2024 Seluruh jam pelatihan adalah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) Early bird adalah untuk member HRBP INDONESIA se...
-
THE "WHAT" AND THE "HOW" How to achieve your business objectives while securing your success in the future ... (Bagaim...
-
Budaya perusahaan, sebuah istilah umum dan berlaku di setiap perusahaan. Tiap-tiap perusahaan memiliki kekhususan budaya perusahaan masing-...







